Tautan Cepat
  • ST Bhinneka
  • E-Jurnal
  • SINTA
  • BIMA
  • GARUDA
  • PDDIKTI - Diktisaintek Berdampak
  • RISTEKDIKTI

Visi

Menjadi lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat yang unggul dan berstandar internasional dalam melakukan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai inklusivitas, keberagaman, pembangunan yang berkelanjutan dan kearifan lokal, yang menghasilkan penelitian-penelitian yang relevan dan bermanfaat dalam lingkup lokal, nasional, regional, dan internasional pada tahun 2048.

Misi

  1. Meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian yang dapat memberikan kontribusi dan/atau memberikan solusi permasalahan pada tingkat lokal, nasional dan internasional.

  2. Meningkatkan kompetensi penelitian civitas akademika di lingkungan Universitas Satya Terra Bhinneka secara khusus dan Indonesia secara umum.

  3. Melakukan kegiatan-kegiatan pengabdian masyarakat yang dapat meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dan lingkungan sekitarnya berdasarkan praktik-praktik baik serta temuan-temuan penelitian yang telah dilakukan.

  4. Melakukan penelitian-penelitian terapan, tepat guna, interdisiplin, dan berkelanjutan yang dapat mendorong terciptanya inovasi baru dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

  5. Mengembangkan kerjasama penelitian dan pengabdian masyarakat yang bersinergi dengan pemerintah, industri dan lembaga masyarakat yang bersifat interdisipliner guna menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

Slogan

scientia per indagatio ad beneficium populi

Artinya “pengetahuan berdasarkan penelitian yang bermanfaat untuk semua” (knowledge through research for the benefit of the people).

Tautan Cepat
  • ST Bhinneka
  • E-Jurnal
  • SINTA
  • BIMA
  • GARUDA
  • PDDIKTI - Diktisaintek Berdampak
  • RISTEKDIKTI

Kepala LPPMHendris Syah Putra, S.P., M.Si.

Kepala Bidang PenelitianYerisma Welly, S.E., M.Ak.

Kepala Bidang Publikasi dan JurnalEdgar Octoyuda, Ph.D

Tautan Cepat
  • ST Bhinneka
  • E-Jurnal
  • SINTA
  • BIMA
  • GARUDA
  • PDDIKTI - Diktisaintek Berdampak
  • RISTEKDIKTI

LPPM ST Bhinneka didirikan berdasarkan SK Rektor No 409.3/SK/STB/VII/2023 pada tahun 2023. Lembaga ini mengemban peran strategis dalam pelaksanaan tri darma perguruan tinggi di ST Bhinneka. Secara umum, LPPM ST Bhinneka berkomitmen untuk meningkatkan kualitas riset di Indonesia. Jika dibandingkan dengan negara lain, saat ini Indonesia memiliki kualitas publikasi riset dasar dan terapan yang masih rendah. Salah satu penyebabnya adalah budaya riset masih belum berkembang luas di kalangan civitas akademika di Indonesia. Oleh karena itu, LPPM ST Bhinneka mempersiapkan roadmap (peta jalan) riset yang juga melibatkan kerjasama dan partisipasi dari institusi pendidikan dan institusi terkait lainnya. Sinergi ini diharapkan dapat menumbuh kembangkan budaya riset di kalangan civitas akademika di Indonesia.

Secara khusus, LPPM ST Bhinneka berkomitmen untuk menjadi pusat penelitian unggul dengan cara meningkatkan kapasitas pengelolaan penelitian dalam lingkup universitas guna mendorong angka partisipasi dosen dalam melaksanakan penelitian yang berkualitas sehingga dapat meningkatkan daya saing perguruan tinggi di bidang penelitian.

Melalui penelitian mandiri dan kolaborasi penelitian dengan institusi lainnya, LPPM ST Bhinneka akan berperan aktif mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan penekanan pada nilai-nilai keberagaman, inklusifitas, dan keberlangsungan. Hal ini demi mewujudkan keunggulan penelitian di perguruan tinggi dan meningkatkan daya saing perguruan tinggi di bidang penelitian.

Selain itu, LPPM ST Bhinneka juga akan melakukan pelatihan-pelatihan untuk melakukan riset dan diseminasi hasil riset guna meningkatkan angka partisipasi dosen dalam melaksanakan penelitian dan meningkatkan kapasitas pengelolaan penelitian di perguruan tinggi.

Tautan Cepat
  • ST Bhinneka
  • E-Jurnal
  • SINTA
  • BIMA
  • GARUDA
  • PDDIKTI - Diktisaintek Berdampak
  • RISTEKDIKTI
Cover beritaSampul CPD Research Week

cpd-research-week-1

15 Agustus 2024

Pada Kamis, 15 Agustus 2024, dalam pelatihan Continous Professional Development, penelitian diartikan sebagai proses sistematis untuk menemukan fakta atau mencapai kesimpulan baru. Tujuannya adalah untuk…

Read More

Tautan Cepat
  • ST Bhinneka
  • E-Jurnal
  • SINTA
  • BIMA
  • GARUDA
  • PDDIKTI - Diktisaintek Berdampak
  • RISTEKDIKTI
Tautan Cepat
  • ST Bhinneka
  • E-Jurnal
  • SINTA
  • BIMA
  • GARUDA
  • PDDIKTI - Diktisaintek Berdampak
  • RISTEKDIKTI
Cover beritaSampul CPD Research Week
15 Agustus 2024

Pada Kamis, 15 Agustus 2024, dalam pelatihan Continous Professional Development, penelitian diartikan sebagai proses sistematis untuk menemukan fakta atau mencapai kesimpulan baru. Tujuannya adalah untuk menjelaskan, mengeksplorasi, mendeskripsikan, atau memprediksi fenomena tertentu. Penelitian dalam dunia akademis sangatlah penting, karena penelitian ini mendukung kemajuan ilmu pengetahuan,berkontribusi terhadap permasalahan masyarakat dan pertumbuhan intelektual baik pendidik maupun mahasiswa.

Dalam konteks ini, penyelenggaraan program Continous Professional Development bagi dosen yang focus pada dasar-dasar penelitian menjadi hal yang terpenting. Pelatihan tersebut membekali para pendidik dengan keterampilan dan metodologi penting yang diperlukan untuk melakukan penyelidikan akademis yang ketat, yang pada akhirnya meningkatkan prakik pengajaran mereka dan memperkaya pengalaman belajar mahasiswanya.

Selain itu, pelatihan ini dapat menumbuhkan budaya kolaborasi multidisiplin di antara anggota program studi dalam sebuah penelitian. Melihat suatu masalah yang akan diteliti dengan helicopter view, bukan lintas sectoral sehingga hasil yang didapat menjadi semakin kompleks dan menciptakan penemuan baru yang berguna dan diperlukan bagi masyarakt, Ketika dosen terlibat dalam pengembangan professional yang berfokus pada keterampilan penelitian,mereka cenderung berbagi wawasan dan berkolaborasi dalam penelitian yang melampaui disiplin ilmu tertentu.

Pendekatan interdisipliner ini tidak hanya memperkaya keahlian kolektif program studi, tetapi juga meningkatkan paparan mahasiswa terhadap beragam metodologi dan perspekti. Oleh karena itu, investasi pada pelatihan dosen untuk penelitian dasar berfungsi sebagai katalis untuk membina komunitas akademis inovatif yang berdedikasi pada keunggulan dalam Pendidikan. Sehingga pada akhirnya kualitas penelitian para dosen akan semakin meningkat dan berdampak pada masyarakat.

Pertama, program pelatihan komprehensif tentang dasar-dasar penelitian harus mencakup konsep-konsep dasar yaitu seperti menemukan state of the art dari novelty, dan juga menggunakan struktur umum seperti IMRaD. IMRaD adalah struktur umum dalam penelitian yang terdiri dari pendahuluan (Introduction), metode (Methods), hasil (Results), dan diskusi (Discussion). Dengan mengenalkan unsur-unsur dasar tersebut kepada dosen, maka dosen dapat mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana merumuskan pertanyaan penelitian dan hipotesis secara efektif.

Selain itu, pemahaman ini memungkinkan mereka untuk membimbing mahasiswa dalam menavigasi kompleksitas penyelidikan akademik. Kemampuan untuk melakukan penelitian yang bermakna tidak hanya meningkatkan kredibilitas dosen tetapi juga menumbuhkan lingkungan yang mengutamakan pengetahuan berbasis bukti serta penelitian yang mempunya kebaharuan (novelt) dengan level yang baik.

← Kembali ke Berita